Palembang, sumselsembilan.id — Pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) dibawah komando Nazaruddin SH MH, Selasa (15/9), membagikan 5000 masker secara gratis kepada masyarakat. Ini wujud kepedulian terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) yang menyelimuti kota Palembang.
Sebanyak 5000 masker dibagikan di sejumlah titik strategis Kota Palembang, salah satunya di lampu merah Simpang Bandara SMB II.
Aksi tersebut menyasar warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, khususnya pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
Ketua Umum PNSB Sumsel, Nazaruddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pengurus terhadap masyarakat sekaligus upaya membantu mengantisipasi dampak buruk asap.
“Pembagian masker ini kita fokuskan kepada pejalan kaki, pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kondisi masyarakat di tengah kabut asap,” ujarnya.
Pembagian masker dilakukan di empat titik, yakni Simpang Macan Lindungan, Simpang Bandara SMB II, Simpang Patal, serta Simpang Flyover Jakabaring. Untuk mendukung kelancaran aksi, sekitar 20 anggota PNSB diterjunkan di masing-masing lokasi.
Koordinator Lapangan Simpang Bandara SMB II, Ir HM Asnadi CA, mengatakan aksi tersebut merupakan gerakan sosial yang lahir dari kepedulian internal pengurus PNSB Sumsel.
“Ini murni swadaya pengurus. Tidak ada sponsor khusus. Kami mengumpulkan dana dari pengurus untuk membeli masker dan kemudian membagikannya kepada masyarakat,” kata Asnadi yang juga pimred media SumselSembilan.id.
Menurutnya, kondisi asap yang muncul akibat karhutlah perlu disikapi dengan kewaspadaan, terutama oleh masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan. Kondisi seperti ini bisa kembali terjadi seiring musim kemarau dan masih adanya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Asnadi juga menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat akan menjadi bagian dari komitmen PNSB Sumsel ke depan. Sebagai organisasi paguyuban, PNSB Sumsel ingin terus hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami bukan organisasi politik. Orientasi kami adalah sosial dan bagaimana PNSB bisa tetap peduli kepada masyarakat. Bukan hanya persoalan asap, tetapi berbagai persoalan sosial lainnya juga akan menjadi perhatian kami,” tegasnya.
PNSB Sumsel saat ini tengah mempersiapkan sejumlah agenda setelah kepengurusan baru nantinya dikukuhkan. Berbagai program sosial akan disusun lebih lanjut sesuai kebutuhan masyarakat. (Robi)










