Home / HeadLine / Sistem Manajemen Talenta Diluncurkan, Kepala BKPSDM Banyuasin Tekankan Pentingnya Kinerja

Sistem Manajemen Talenta Diluncurkan, Kepala BKPSDM Banyuasin Tekankan Pentingnya Kinerja

Banyuasin, sumselsembilan.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin resmi meluncurkan dan menyosialisasikan penerapan Manajemen Talenta (Mantel) bagi pejabat administrator dan pejabat fungsional madya di lingkungan Pemkab Banyuasin, yang digelar di Auditorium Pemkab Banyuasin, Pangkalan Balai, Jumat (23/1).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyuasin, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si, mengatakan penerapan Manajemen Talenta menjadi langkah strategis dalam reformasi sistem pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).

“Dengan terbitnya persetujuan pelaksanaan Manajemen Talenta dari Kepala BKN Pusat, hari ini kita memasuki tahap sosialisasi dan launching langsung kepada para pegawai, khususnya pejabat administrator dan pejabat fungsional madya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Manajemen Talenta merupakan perubahan signifikan dalam sistem promosi jabatan yang kini berbasis pada pemetaan kinerja dan potensi ASN, tidak lagi melalui mekanisme seleksi terbuka seperti sebelumnya.

“Melalui Manajemen Talenta ini, pimpinan daerah dapat melihat secara objektif siapa saja ASN yang berada pada kotak 7, 8, dan 9. Mereka inilah yang menjadi kandidat untuk dipromosikan,” katanya.

Izromaita menambahkan, ASN yang masih berada pada kotak 1 hingga 6 perlu mendapatkan pembinaan dan peningkatan kapasitas agar dapat memenuhi kriteria promosi jabatan.

“Kalau masih di kotak bawah, artinya harus ditingkatkan lagi, baik kinerja maupun potensinya. Tidak bisa langsung dipromosikan,” jelasnya.

Menurut dia, salah satu tantangan utama dalam penerapan sistem ini adalah kedisiplinan ASN dalam menginput dan memperbarui data kinerja serta portofolio secara mandiri.

“Kendala terbesar justru di ASN sendiri. Masih banyak yang lambat meng-update data, padahal penilaian kinerja memiliki bobot sangat besar, mencapai 60 persen. Kalau tidak dinilai, otomatis masuk kotak bawah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran aktif ASN dalam meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, kerja tim, serta penguatan kinerja sehari-hari.

“Manajemen Talenta ini akan menentukan nasib dan karier ASN ke depan. Kalau lalai, ya tidak bisa dipromosikan. Sistem ini mendorong ASN untuk terus berkembang dan berprestasi,” katanya.

Izromaita berharap, melalui sosialisasi ini seluruh ASN di Kabupaten Banyuasin dapat memahami secara utuh konsep Manajemen Talenta dan segera melengkapi data pada sistem My ASN.

“Harapan kita, seluruh pegawai bisa berada di kotak 7, 8, dan 9, sehingga pimpinan daerah lebih mudah memilih kader terbaik untuk menduduki jabatan strategis,” tutupnya. (Robi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *